Rumus Volume Tabung: Menghitung Bangun Ruang dan Penerapannya dalam Kehidupan Sehari-hari

Rara News

Rumus Volume Tabung: Menghitung Bangun Ruang dan Penerapannya dalam Kehidupan Sehari-hari
Rumus Volume Tabung: Menghitung Bangun Ruang dan Penerapannya dalam Kehidupan Sehari-hari

Rumus volume tabung tidak hanya bermanfaat dalam menyelesaikan persoalan matematika, tetapi juga memiliki aplikasi praktis dalam kehidupan sehari-hari. Untuk memahami konsep bangun ruang ini, mari simak rumus volume tabung beserta contoh soalnya, serta langkah-langkah perhitungannya.

Pentingnya Rumus Volume Tabung dalam Kehidupan Sehari-hari Bangun ruang tabung memiliki karakteristik unik yang dapat diaplikasikan dalam berbagai situasi sehari-hari. Tabung adalah suatu bangun ruang tiga dimensi yang terbentuk dari alas dan tutup berbentuk lingkaran yang sejajar, serta sisi lengkung yang berbentuk persegi panjang.

Benda-benda seperti toples, kaleng susu, atau beduk merupakan contoh benda yang memiliki bentuk tabung. Untuk mengenal lebih jauh tentang rumus volume tabung, berikut contoh soal, dan cara menghitungnya, mari kita simak informasi selengkapnya.

Apa yang Dimaksud dengan Tabung?

Tabung adalah salah satu jenis bangun ruang yang terdiri dari tiga sisi utama: alas, selimut, dan tutup. Bangun ruang ini sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari, seperti dalam bentuk toples, kaleng susu, atau beduk. Tabung dibentuk oleh sebuah persegi panjang sebagai selimutnya, serta dua lingkaran yang sejajar sebagai alas dan tutupnya.

Ciri-Ciri Khas Tabung Beberapa ciri khas tabung yang membedakannya dari bangun ruang lainnya adalah:

  1. Terdiri dari tiga sisi: alas, tutup, dan selimut berbentuk persegi panjang.
  2. Tidak memiliki titik sudut.
  3. Memiliki dua rusuk lengkung.
  4. Jarak antara alas dan tutup disebut sebagai tinggi tabung (t).
  5. Tidak memiliki diagonal bidang atau diagonal ruang.
BACA JUGA:  Kedatangan Bangsa Barat ke Indonesia: Dampak dan Jejak Sejarah yang Berkelanjutan

Rumus Volume Tabung Rumus volume tabung dapat dihitung dengan menggunakan rumus berikut:

V = π.r².t
Keterangan:
V = volume
π = konstanta perbandingan keliling lingkaran dengan diameternya. Nilai π atau phi adalah 22/7 (untuk jari-jari kelipatan 7) atau 3,14 (untuk jari-jari selain kelipatan 7)
r = jari-jari
t = tinggi sisi

Contoh Soal Perhitungan Volume Tabung

Mari kita lihat beberapa contoh soal berikut dan selesaikan dengan menggunakan rumus untuk menghitung volume tabung.

  1. Hitunglah volume tabung dengan jari-jari alas 7 cm dan tinggi 10 cm.

Solusi: V = πr²t V = 22/7 x 7² x 10 cm V = 1.540 cm³.

  1. Diberikan tabung dengan jari-jari 10 cm dan tinggi 20 cm. Berapakah volumenya?

Solusi: V = πr²t V = 3,14 x 10² x 20 V = 6.280 cm³.

  1. Diameter alas tabung adalah 30 cm. Jika tinggi tabung adalah 28 cm, maka tentukanlah volumenya.

Diketahui diameter (d) tabung = 30 cm Maka, jari-jari (r) = 30÷2 r = 15 cm

Solusi: V = πr²t V = 22/7 x 15² x 28 V = 19.800 cm³.

  1. Sebuah tabung memiliki jari-jari 6 cm dan tinggi 7 cm. Hitunglah volume tabung tersebut.

Solusi: V = πr²t V = 22/7 x 6² x 7 V = 792 cm³.

  1. Jika tinggi tabung pada soal nomor 4 menjadi 2 kali lebih panjang dari tinggi semula (dengan jari-jari tetap), tentukanlah volumenya.

Solusi: t1 = 2t = 2 x 7 cm V1 = πr²t1 V1 = 22/7 x 6² x 2 x 7 V1 = 2 x (22/7 x 6² x 7) V1 = 2 x 792 V1 = 1.584 cm³.

Demikianlah contoh soal dan cara perhitungan volume tabung. Semoga penjelasan ini bermanfaat.

Also Read