Proses Pemasangan Girder dan Penutupan Sementara Jalan Raya Waru dalam Proyek Flyover Aloha, Surabaya

Rara News

Proses Pemasangan Girder dan Penutupan Sementara Jalan Raya Waru dalam Proyek Flyover Aloha, Surabaya
Proses Pemasangan Girder dan Penutupan Sementara Jalan Raya Waru dalam Proyek Flyover Aloha, Surabaya ( DOK. DISWAY )

Surabaya – Proyek fisik pembangunan flyover (FO) Aloha saat ini telah mencapai sisa pekerjaan sekitar 30 persen. Rencananya, pemasangan girder akan selesai pada bulan Agustus ini. Saat ini, masih ada tiga girder yang perlu dipasang.

“Total kami telah memasang 69 girder di sepanjang flyover Aloha. Hanya tinggal tiga yang belum terpasang,” demikian diungkapkan oleh Muhammad Sadikin, Manajer Konstruksi Flyover Aloha.

Ketiga girder yang belum terpasang ini terletak di bagian tengah flyover, tepatnya di atas Jalan Raya Waru sisi timur, yang juga berdekatan dengan SPBU Aloha.

“Rencananya, girder-girder ini akan dipasang melintang di atas Jalan Raya Waru,” tambahnya.

Hal ini akan memerlukan penutupan total Jalan Raya Waru selama proses pemasangan, mengingat alat berat memerlukan ruang yang lebih lebar di jalan tersebut. Langkah penutupan ini diambil untuk menjaga keselamatan pengendara dan untuk memastikan mereka tidak masuk ke area kerja alat berat. Jadi, Jalan Raya Waru sisi timur akan ditutup sepenuhnya.

“Kami telah memutuskan untuk menutup jalan ini mulai dari tanggal 24 hingga 26 Agustus mendatang,” jelasnya. Ini dilakukan karena pada akhir Agustus, semua girder harus sudah terpasang dengan baik.

Agar tidak menimbulkan kemacetan parah, penutupan jalan akan dilakukan pada tengah malam hingga dini hari. Upaya akan dilakukan agar penutupan hanya berlangsung selama tiga hari.

Untuk menghindari kemacetan yang berkepanjangan, akan dipasang rambu-rambu pengaturan lalu lintas selama masa penutupan. “Kami akan memberikan pemberitahuan sebelumnya agar pengguna jalan bisa bersiap,” tambahnya.

Pengendara yang hendak bergerak dari utara (Surabaya) ke selatan (Sidoarjo) melintasi Jalan Raya Waru akan diarahkan untuk belok kiri menuju Jalan Raya Juanda. Kemudian, mereka akan memutar balik di depan Masjid Jannatin yang berada di dekat markas Brigif 2 Marinir Juanda.

BACA JUGA:  Revolusi Kecerdasan Buatan Langkah Baru Sam Altman dan Potensi Kelahiran Perusahaan AI Terkemuka

Setelah itu, pengendara dapat belok kiri menuju frontage road (FR) Gedangan dan menuju Sidoarjo. Bagi kendaraan besar, disarankan untuk menggunakan jalan tol.

Benny Airlangga, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sidoarjo, menjelaskan bahwa pihaknya akan mengatur lalu lintas di area tersebut. “Kami akan menempatkan petugas di lokasi,” katanya.

Namun, rincian titik pengaturan dan penempatan petugas masih akan disesuaikan dengan kebutuhan setelah identifikasi lebih lanjut di lapangan. “Kami masih menunggu informasi dari pihak pelaksana proyek mengenai di mana petugas diperlukan,” tambahnya.

Also Read

Tags