Kabar Bangkrutnya Evergrande Group, Raksasa Properti dari China, Katanya Bakal Ada Dampaknya Juga Buat Sektor Properti di Indonesia

Rara News

Kabar Bangkrutnya Evergrande Group, Raksasa Properti dari China, Katanya Bakal Ada Dampaknya Juga Buat Sektor Properti di Indonesia
Kabar Bangkrutnya Evergrande Group, Raksasa Properti dari China, Katanya Bakal Ada Dampaknya Juga Buat Sektor Properti di Indonesia

Situbondo – Menurut Joko Suranto, Ketua Umum DPP Realestat Indonesia (REI) periode 2023-2027, memang akan ada pengaruh yang terjadi tapi nggak lama-lama banget sih.

Pertama-tama, efek pertamanya bakal terasa di bursa saham. Sentimen negatif khususnya buat saham-sektor properti bisa muncul dan berdampak ke seluruh bursa deh.

Kedua, sektor properti sendiri juga bakal kena imbasnya. Calon konsumen yang aware sama kebangkrutan Evergrande Group kemungkinan bakal jadi ragu-ragu dalam memilih properti atau developer tertentu.

“Investor pun pasti akan lebih hati-hati dan menahan diri dulu. Akibat semua ini ya bisa bikin perlambatan relatif,” kata Joko lagi.

Ketiga, perbankan juga mesti ngecek ulang risiko-risiko kredit mereka.

“Itu artinya proses pemberian kredit bisa agak melambat dikit karena butuh waktu untuk pemetaan risiko,” tambah Joko.

Tapi tenang aja guys! Meski begitu, Joko tetap meyakinkan bahwa dampak dari bangkrutnya Evergrande Group nggak akan bertahan lama kok.

Ini karena struktur perilaku konsumen di Indonesia beda-beda dengan situasi di China sana. Selain itu sistem pembiayaan dan utang di sini juga nggak sebesar itu.

Nah, jadi informasi terakhirnya nih, Evergrande Group udah resmi mengumumkan kebangkrutannya di pengadilan New York Amerika Serikat. Mereka minta perlindungan hukum supaya bisa restrukturisasi utang dari para kreditur.

Jadi gitu deh ceritanya! Artikel ini udah tayang di Tribunnews.com dengan judul “Bangkrutnya Evergrande Bakal Berdampak pada Sektor Properti Indonesia, REI: Tak Berlangsung Lama.”

BACA JUGA:  Dirut PT. Pertamina "Nicke Widyawati" Mengusulkan Saran Pertalite Dihapus dan Digantikan Pertamax Green 92 dengan Kualitas yang Lebih Baik!

Also Read